KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
15. St. Zephyrinus (199-217)
Zephyrinus lahir di kota Roma. Ia terpilih menjadi paus pada tahun 199. Ia memimpin Gereja dalam situasi yang sangat sulit karena aksi penganiayaan terhadap umat oleh Kaisar Lusius Septimus Severus. Disamping harus berusaha keras mengembalikan orang-orang beriman yang murtad, Zephyrinus pun harus berjuang menegakkan iman yang benar di hadapan petinggi Kekaisan Roma dan para penganut ajaran sesat mengenai Allah Tritunggal. Ia juga melawan bidah Monarkianisme dan menghukum gerakan pembaruan Montanisme, yang lalu menjadi skete terpisah dari Gereja.
Ia menetapkan agar anak yang sudah berusia 14 tahun atau lebih diperbolehkan menerima komuni pertama pada perayaan Paskah. Ia mulai menggunakan patena dan piala dari bahan kaca bening dalam perayaan Ekaristi. Paus Zephyrinus wafat sebagai martir Kristus pada tahun 217. Jenasahnya dimakamkan di pemakaman Santo Kallikstus di Roma di samping Santo Tarsisius.
|